twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

8 Mei 2013

“Bit” Sebagai Satuan Ukuran Kecepatan Akses Internet

“Bit”  Sebagai Satuan Ukuran Kecepatan Akses Internet

Koneksi internet mempunyai kecepatan yang kita sering disebut dengan istilah Bandwidth. Bandwidth lebih ditunjukan untuk menunjukan berapa banyak data atau paket yang bisa disalurkan tiap detik nya oleh jaringan internet yang kita gunakan saat mengirimkan (upload) dan menerima (download) data dari server komputer kita. Besar bandwidth diyatakan dalam satuan bit, kilobit, megabit, gigabit, dan terrabit.

Tabel Kecepatan Transfer Data
Kecepatan
Simbol
Keterangan
Aplikasi
1.000 bit/s
1 Kbit/s atau 1 Kbps
1 kilobit atau seribu bit per detik.
Rata-rata kecepatan internet dial-up di Indonesia saat ini adalah 56Kbps.
1.000.000 bit/s
1 Mbit/s atau 1 Mbps
1 megabit atau sejuta bit per detik.
Kecepatan transfer data melalui komunikasi tanpa kabel (wireless) pada 2,4 GHz adalah 2 Mbps sedangkan kecepatan sebuah switch standar adalah 100Mbps.
 1.000.000.000 bit/s
1 Gbit/s atau 1 Bbps
1 gigabit atau satu miliyar per detik.
Kecepatan sebuah switch dengan teknologi gigabit adalah 1Gbps.


Saat ini kita berlangganan akses internet kita akan mendapatkan jatah bandwidth dari ISP (Internet Service Provider). Bandwidth yang ditawarkan ISP bergantung dari tipe koneksi yang kita beli atau sewa yang pada dasarnya terbagi menjadi dua macam, yaitu:
1.       Dial-up
Menawarkan kecepatan 64Kbps, sering disebut sebagai koneksi kecepatan rendah, dial-up saluran telepom beserta seinyal analognya, sehingga dibutuhkan modem untuk mengubah sinyal internet yang berformat digital menjadi sinyal berformat analog.
2.       Broadband
Juga disebut jalur pita lebar, menawarkan kecepatan lebih tinggi mulai dari 384Kbps hingga hitungan Mbps. Jalur yang digunakan bervariasi, mulai dari ADSL, 3G, HSDPA, kabel modem, Wi-Fi, dan sebagainya



Pada tabel berikut ini kita bisa lihat bandwidth yang ditawarkan oleh beberapa ISP.

Tipe Koneksi
Bandwidth
Contoh produk
ISP
Media
Dial-up
56 Kbps
Telkomnet instan
Telkom
Kabel telepon dan modem
Internet Dial-up
Indosat
Kabel telepon
Internet Mobile CDMA
Indosat,StarOne
,Smartfren,AHA
Sinyal CDMA telepon seluler
Iphone Internet Instan
Indosat
Kabel jaringan telepon dan Iphone dan modem
GPRS (2G)
64 Kbps
XL GPRS
Excelcomindo
Sinyal GSM/CDMA telepon seluler
IM3 GPRS
Indosat
Telkomsel GPRS
Telkom
153,6 Kbps
GPRS Ceria
Sampoerna – Centrin Telecomunication
Telepon tetap Nirkabel CDMA
ADSL
384 Kbps hingga 1 Mbps
Speedy
Telkom
Kabel telepon dan router ADSL
3G
Mulai 384 Kbps hingga 3 Mbps
Telkom Flash
Telkom
Sinyal 3G telepon seluler
IM2 Mobile
Indosat
XL Internet 3G
Excelcomindo
HSDPA (3,5 G)
3 – 3,6 Mbps
Telkom Flash
Telkom
Sinyal 3,5 G (HSDPA) telepon seluler
IM2 Mobile
Indosat
XL Internet 3G
Excelcomindo
Kabel modem / internet kabel
Mulai 384 Kbps hingga 3 Mbps
IM2 Fitt
Indosat
Kabel fiber optik atau hy- brid fiber coaxial jaringan TV kabel
Fastnet
First Media
Wireless broadband
Mulai 128 Kbps Hingga 2 Mbps
WinNet Online
Winet
Wireless fidelity (WiFi)


Setelah beberapa hal di atas kita mengerti dan pahami saatnya mengukur kecepatan internet. Seberapa jauh kecepatan akses internet antara harapan dan kenyataan dapat dimengerti.


1.       Integritas dan Kualitas
Periksalah apakah ada gangguan di koneksimu dengan tool-tool di bawah ini.
a.       Web Intregrity Cheker
University of Washington dan International Computer Science Institute bekerja sama untuk membuat alat ini, yang akan medeteksi apakah ISP mu menyisipkan iklan kedalam halaman web atau tidak.

b.      Line Quality Testing
Memeriksa packet loss di koneksimu, plus masalah – masalah router.

c.       Network Diagnostic Tester
Uji kinerja koneksi jaringan

d.      Smokeping
Memonitor alamat IP selama 24 jam untuk mendeteksi packet loss atau latency yang berlebih dari tiga lokasi yang berbeda dari smokeping.

e.      Pingplotter
Untuk melihat ada atau tidaknya gangguan keamanan dan performa pada koneksimu.

f.        Pcapdiff
Alat ini akan membandingakan paket – paket yang diterima untuk mendeteksi apakah ada paket – paket yang dipalsukan atau dibuang.

g.       Wireshark
Alat ini digunakan untuk melihat packet yang diterima PC-mu dan untuk memastikan kita tidak menjadi korban spoofing.


2.       Pembahasan atau Throttling
Bandwidth throttling, pembatasan bandwidth adalah teknik yang digunakan dalam jaringan
komunikasi  untuk mengatur lalu lintas jaringan dan mengurangi kemacetan. Setting bertujuan untuk menetukan jumlah maksimum dari kapasitas total jaringan yang diperbolehkan untuk digunakan. Seorang administrator dapat melakukan pengaturan terhadap server internet dapat di load tanpa memperbolehkan melakukan permintaan dalam kapasitas penuh. Contoh pelayanan seperti ini adalah untuk email.

Bandwidth throttling setting digunakan dalam aplikasi internet, dalam rangka untuk menyebarkan beban diatas jaringan yang lebih luas untuk mengurangi kemacetan jaringan lokal, atau diatas sejumlah server untuk menghindari kelebihan yang individu, dan mengurangi resiko data yang bertabrakan. Demikian pula, sebuah Internet Sevice Provider (ISP) bisa menggunakan pembatasan bandwidth untuk mengurangi dampak dari jasa – jasa tertentu atau aplikasi, seperti BitTorrent protocol, dan juga dapat berpotensi mengunakanya untuk menyediakan akses bandwidth khusus untuk pengguna prioritas yang lebih tinggi pada saat – saat puncak.

3.       Kecepatan Internet
Internet mempunyai kecepatan. Kecepatan ini lebih ditunjukan untuk menunjkan berapa cepat jaringan internet yang kita gunakan mengirimkan data. Misalnya sebuah lagu dengan format MP3 yang mempunyai besar 1 Mbyte membutuhkan waktu satu (1) menit untuk dikirim ke internet. Maka kecepatan pengiriman datanya adalah 1Mbyte /menit. Tapi notasi
Mbyte per menit bukan notasi umum yang biasa digunakan di internet.

Notasi kecepatan internet erat hubunganya dengan notasi besarnya file atau data yang kita miliki. Data dalam komputer biasanya disimpan dalam bentuk satuan bit yang terdiri dari bilangan “0” dan “1”. Jadi sebuah data “101101110011” panjangnya adalah dua belas (12) bit.

Seringkali untuk memudahkan pemrosesan data, kita biasanya mengkelompokan dalam kelipatan delapan (8) bit yang biasa sebut satu (1) Byte.
Jadi sebuah data yang panjangnya 32 bit adalah sama dengan empat (4) Byte. Kecepatan pengirim data di media komunikasi biasanya di tulis sebagai jumlah bit yang dikirim per detik, atau biasa di sebut “bit per second” atau “bps”. Notasi kecepatan dalam bps sering kita dapati pada perlatan jaringan, seperti modem, ethernet, dan lain-lain. Beberapa notasi yang sering digunakan:
1000bit/detik = 1 kilo bps = 1Kbps
1000000 bit /detik = 1 mega bps = 1 Mbps
100000000 bit/detik = 1 giga bps = 1 Gbps

Notasi lain yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan transfer data biasanya ditulis dalam jumlah Byte per detik, atau biasanya disebut “Byte per second” atau “Bps”. Perhatikan pada Byte digunakan huruf besar.
Hubungan antara bit dengan Byte adalah:
1 Byte = 1 bit
Hubungan berikut biasanya digunakan antara Byte dengan bit.
1 KBps = 8 Kbps
1 MBps = 8 Mbps

Notasi Bps, KBps, atau MBps sering kita dapati pada saat kita melakukan evaluasi proses pengiriman data atau pengiriman file/berkas dari jaringan atau internet.
Contoh menghitung bit dari Byte:
Berapa banyak bit yang ada pada 1 Mbyte data?

Jawab:
1 Mbyte = 1.000.000 byte.
Karena satu (1) byte adalah 8 bit, maka data tersebut adalah 1.000.000 x 8 bit = 8 juta bit.


0 komentar:

Poskan Komentar