twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

23 Mei 2013

Alat – Alat dalam Jaringan Internet

Alat – Alat dalam Jaringan Internet
1.       Network Interface Card
Dalam memilih network interface card, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Pertimbangan – pertimbangan ini sangat penting untuk di perhatikan, yaitu:
-          Tipe jaringan seperti Ethernet LANs, Token Ring, atau Fiber Distributed Data Interface (FDDI).
-          Tipe media seperti Twisted Pair, Coaxial, Fi-ber-Optic, dan Wireless.
-          Tipe Bus seperti ISA dan PCI.


Gambar Network Interface Card
2.       PCMCIA Network Interface Card
PCMCIA Card adalah jaringan yang digunakan untuk terhubung ke dalam sebuah jaringan tanpa menggunakan kabel.


Gambar PCMCIA Card

3.       Modem
Modem adalah salah satu alat yang paling penting agar komputer dapat berkomunikasi melalui jaringan telekomunikasi ke  internet. Modem adalah singkatan dari modulator-demodulator. Modem mengkonversikan sinyal data “1” dan “0” menjadi sinyal nada yang dapat disalurkan melalui saluran telekomunikasi . modem biasanya di klasifikasikan berdasarkan jumlah data yang dikirim pada satu waktu, biasanya di ukur dalam satuan bit per detik, atau “bps”.
Berbagai modem yang cepat banyak digunakan oleh pengguna internet pada saat ini terutama dikota-kota besar di indonesia adalah modem kabel (contoh melalui TelkomSpeedy). Penggunaan modem radio kecepatan tinggi juga cukup marak di indonesia terutama dengan di kembangkannya teknologi “Wajanbolic e-goen” dan teknologi RT/RW-net.
Di sisi operator telekomunikasi dan internet banyak digunakan modem gelombang mikro (microwave) yang dapat mengirimkan data pada kecepatan ratusan juta bit per detik dan teknologi yang paling banyak digunakan untuk jarak jauh adalah menggunakan kabel fiber optik termasuk untuk sambungan antar negara dan benua melalui kabel laut. Modem optik dapat mengirimkan data pada kecepatan sekitar satu miliar bit per detik.


Gambar Memasukan Kabel Telepon ke Modem Internal

Tampak pada gambar di atas adalah modem internal komputer yang dapat di pasang ke slot yang ada di komputer. Modem jenis ini biasanya digunakan untuk kabel telepon dan harganya relatif murah. Pada beberapa modem jenis ini, terdapat dua tempat colokan telepon agar dapat menyambungkan pesawat telepon ke modem secara pararel.
Perangkat lunak yang ada di komputer umumnya telah siap mendukung penggunaan modem internal ini. Jadi, kita tidak perlu tambahkan perangkat lunak tambahan. Jenis modem untuk telepon ini biasanya bekerja pada kecepatan maksimum 56 Kbps, dengan kondisi jaringan telepon yang ada di indonesia  kecepatan rata-rata yang dapat dicapai sekitar 30 Kbps saja. Jenis mengakses internet menggunakan kabel seluler adalah modem 3G. Modem 3G dapat berupa handphone, atau berupa USB seperti flashdisk. Biasanya kita akan membutuhkan perangkat lunak tambahan untuk menggunakan modem 3G di komputer.

Gambar Modem 3G

Jenis modem lainnya yang semakin hari semakin banyak digunakan di indonesia adalah modem ADSL,atau lebih sering di kenal sebagai modem Speedy Telkom. Sebetulnya modem ADSL yang banyak dipasaran tidak murni seperti modem internal yang dijelaskan di atas. Modem ADSL yang banyak di indonesia merupakan gabungan dengan router di dalam nya. Sebetulnya lebih tepat disebut router ADSL, tetapi kebanyakan orang tetap menyebutnya modem ADSL.
Komputer akan tersambung ke modem ADSL, biasanya melalui kabel jaringan lokal atau kabel Ethernet. Tidak ada perangkat lunak khusus yang diperlukan untuk menyambungkan komputer ke modem ADSL tersebut. Beberapa mode ADSL telah menyiapkan tempat memasukan kabel jaringan Ethernet untuk sampai empat (4) komputer sekaligus. Pada saat ini, Speedy Telkom di banyak tempat di Indonesia telah menggunakan kecepatan 1 Mbps, di beberapa tempat masih berkecepatan 384 Kbps.


Gambar Modem ADSL dengan peralatan pendukung yang siap di instalasi

4.       HUB/Switch
HUB atau Switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering di gunakan pada topologi star dan extented star. Perbedaan antara HUB dan Switch adalah kecepatan transfer datanya, yaitu 10:100 Mbps.


Gambar HUB atau Switch

5.       Bridge
Bridge berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen yang sama. Selain memperkuat sinyal seperti yang dilakukan repeater, bridge juga melakukan transmisi ulang paket data dari satu segmen ke segmen yang lainnya. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama seperti kabel unshield twisted pair (UTP) dan kabel fiber-optic, dan untuk menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring dan Ethernet. Bridge meregenerate sinyal tetapi jaringan yang sama (eperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segmen jaringan yang terkoneksi ke bridge. Bridge dapat juga mendukung Simple Net-work Management Protocol (SNMP), serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan.
Bridge hadir dalam tiga tipe dasar, yaitu Local, Remot, dan Wireless. Bridge local secara langsung menghubungkan Local Area Network (LAN). Bridge Renote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua atau lebih LAN. Sedangkan Wireless bridge dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN.


Gambar Bridge dapat juga mendukung Simple Network  Management Protocol (SNMP)

Bridge beroperasi mengenali alamat MAC addres node asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah tabel routeing internal. Tabel ini digunakan untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan penyaringan (filtering). Setelah mengetahui ke segmen mana suatu paket hendak disampaikan, bridge akan melanjutkan pengiriman paket secara langsung ke segmen tersebut. Jika bridge tidak mengenali alamat tujuan paket, mana paket akan di forward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalnya dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnya.

6.       Router
Router berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen yang berbeda, untuk membedakan router dengan bridge, dapat di umpamakan bus antarkota. Bridge dapat diibaratkan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi), sedangkan router diibaratkan AKAP (Antar Kota Antar Propinsi)


Gambar Router

Router banyak digunakan di dalam internetwork yang besar menggunakan semua protocol TCP/IP dan untuk menghubungkan semua host TCP/IP dan Local Area Network (LAN) ke internet menggunakan dedicated leased line. Saat ini, masih banyak perusahaan menggunakan router Cisco 2500 series untuk mengkoneksikan dua buah LAN (WAN dengan anggota dua LAN), LAN ke ISP (Internet Service Provider). Koneksi seperti ini menyebabkan semua workstation dapat terkoneksi ke internet selama 24 jam. Router berisi tabel-tabel informasi internal yang disebut label routering yang melakukan pencatatan terhadap semua alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui. Router membuat jalur paket-paket berdasarkan lintasan yang tersedia dan waktu tempuhnya. Karena menggunakan alamat paket jaringan tujuan, router bekerja hanya jika protocol yang dikonfigurasikan adalah protocol yang routetabel seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Ini bebeda dengan bridge yang bersifat bridge yang bersifat protocol independent.

7.       Repeater
Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal dari sebuah jaringan kesegmen jaringan lainnya, repeater bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan panjang kabel karena sinyal yang melemah setelah menempuh jarak tertentu dapat diperkuat kembali.

8.       Crimping Tools
Crimping tools berguna untuk memotong, merapikan dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi Networking.


Gambar Crimping Tools


0 komentar:

Poskan Komentar